Di artikel ini
Bridging alat lab mengirim order laboratorium dari Medivana ke alat (analyzer) atau middleware LIS klinik, lalu menerima hasilnya kembali secara otomatis. Hasil dari alat masuk sebagai draf: analis tetap memeriksa, memvalidasi, dan memfinalkan hasil seperti biasa.
Fitur ini adalah add-on Integrasi khusus: bridging alat lab (LIS) dan membutuhkan modul Laboratorium. Pemasangan per alat dibantu tim implementasi Medivana (layanan integrasi khusus).
Sebelum mulai
| Yang disiapkan | Keterangan |
|---|---|
| Data alat | Merek/model, protokol yang didukung (HL7 v2.3.1/2.5.1 atau ASTM LIS2-A2), dan cara terhubung (HTTP lewat middleware, MLLP/TCP, atau ASTM/TCP) |
| Daftar kode tes di alat | Kode pemeriksaan/parameter yang dikirim alat (mis. HGB, WBC, GLU) beserta satuannya |
| Katalog lab Medivana | Pemeriksaan, parameter, satuan, dan nilai rujukan sudah sesuai alat/reagen (Pengaturan laboratorium) |
| Label sampel | Barcode/label sampel memakai nomor order Medivana (LAB-YYYYMMDD-0001) agar hasil cocok otomatis |
| Jaringan | Middleware yang mengirim lewat HTTPS cukup akses internet. Alat yang hanya bisa TCP (MLLP/ASTM) memakai gateway TCP Medivana melalui TLS atau VPN; hubungi tim Medivana |
Langkah pemasangan
- Buka Analitik & integrasi → Bridging alat lab → Koneksi alat, pilih Tambah koneksi (izin "Kelola kredensial integrasi").
- Isi nama, cabang tempat alat berada, protokol, dan cara pengiriman order:
- Hanya terima hasil: alat tidak menerima order dari Medivana (operator mengetik nomor order di alat).
- Kirim order via HTTP: Medivana mengirim ORM/OML ke URL middleware.
- Kirim order via MLLP/TCP: Medivana mengirim ke host:port alat/middleware.
- Middleware mengambil order: middleware mengambil order secara berkala (cocok untuk jaringan klinik tanpa IP publik).
- Simpan. Token koneksi hanya tampil sekali — salin dan masukkan ke konfigurasi middleware (header
Authorization: Bearer <token>) atau ke kolom keamanan alat (MSH-8 untuk HL7, Access Password H.4 untuk ASTM). Bila token hilang, buat token baru; token lama langsung tidak berlaku. - Buka tab Pemetaan kode dan petakan setiap kode alat ke pemeriksaan/parameter Medivana:
- Kode tingkat pemeriksaan (mis. CBC → Darah rutin) dipakai saat mengirim order.
- Kode parameter (mis. HGB → Hemoglobin) dipakai untuk menerima hasil. Parameter dengan LOINC yang sama dikenali otomatis.
- Bila satuan alat berbeda (mis. glukosa mmol/L, katalog mg/dL), isi Satuan dari alat dan Faktor konversi (18,0182).
- Untuk hasil kualitatif, isi terjemahan bila alat memakai istilah lain (mis.
NEG=Negatif). NEG/POS/TRACE dikenali otomatis.
- Uji dengan satu sampel: buat order lab, pastikan order muncul di alat (tab Log pesan menunjukkan "Diterima alat"), jalankan sampel, lalu periksa hasil di layar Lab & radiologi bertanda Dari alat.
Alur harian
- Dokter membuat order lab dari RME; order terkirim otomatis ke alat yang memetakan pemeriksaannya.
- Hasil dari alat masuk ke order sebagai draf. Nilai di luar rujukan diberi tanda seperti input manual.
- Analis memeriksa hasil, memvalidasi, lalu memfinalkan. Hasil dari alat tidak pernah final otomatis.
- Hasil yang tidak bisa dicocokkan otomatis masuk Kotak masuk hasil. Analis memilih Cocokkan ke order (cari nomor order, No. RM, atau nama) atau Abaikan dengan alasan.
- Membatalkan order di Medivana juga mengirim pembatalan ke alat.
Kotak masuk hasil: arti dan tindakan
| Gejala / pesan | Penyebab | Yang perlu dilakukan |
|---|---|---|
| Nomor order/spesimen tidak ditemukan | Label sampel bukan nomor order Medivana, salah ketik di alat, atau sampel QC | Cocokkan ke order yang benar atau abaikan (sampel QC) |
| Kode pemeriksaan alat belum dipetakan | Kode baru dari alat | Cocokkan sekali dengan centang "Simpan pemetaan"; hasil berikutnya masuk otomatis. Setelah pemetaan dilengkapi, pesan lama bisa Proses ulang dari Log pesan |
| Satuan alat berbeda dengan katalog | Alat mengirim satuan lain | Isi nilai yang sudah dikonversi saat mencocokkan, lalu lengkapi satuan dan faktor di pemetaan |
| Nilai hasil tidak valid untuk parameter | Hasil kualitatif tidak ada di pilihan | Isi nilai yang benar; tambahkan terjemahan di pemetaan |
| Identitas pasien tidak cocok dengan order | Nama dan No. RM di alat berbeda dengan order | Periksa label sampel. Jangan mencocokkan sebelum yakin sampel milik pasien tersebut |
| Order sudah final atau dibatalkan | Hasil susulan/ulang setelah final | Koreksi hasil final mengikuti SOP penanggung jawab lab |
| Alat melaporkan pemeriksaan tidak dapat dilakukan | Sampel tidak memadai, error alat | Ulangi pemeriksaan atau abaikan dengan alasan |
Masalah umum
| Gejala / pesan | Penyebab | Yang perlu dilakukan |
|---|---|---|
| Alat/middleware mendapat 401 | Token salah atau sudah diganti | Masukkan token terbaru dari koneksi; buat token baru bila perlu |
| Alat mendapat 403 "Koneksi LIS ini nonaktif" | Koneksi dinonaktifkan | Aktifkan kembali di tab Koneksi alat |
| Alat mendapat 402 | Add-on bridging alat lab atau modul Laboratorium tidak aktif | Pemilik klinik menambah add-on di Paket & tagihan |
| Order tidak sampai di alat | Pemeriksaan belum dipetakan, mode pengiriman "Hanya terima hasil", atau alat tidak dapat dihubungi | Cek tab Log pesan dan menu SATUSEHAT & BPJS → sistem "lis"; order dikirim ulang otomatis, atau pilih kirim ulang setelah diperbaiki |
| Pesan ditolak "Control ID sudah dipakai untuk pesan lain" | Alat memakai ulang nomor pesan setelah restart | Atur alat/middleware agar nomor pesan (MSH-10) unik |
| Hasil mode uji tidak masuk | Pesan bertanda uji/QC (processing ID T/D/Q) | Normal: hasil uji tidak ditulis ke pasien |
Isi pesan dari alat memuat data pasien. Pesan disimpan terenkripsi; membuka isi pesan di Log pesan tercatat di audit log.