Lewati ke isi

Integrasi SATUSEHAT dan BPJS

Bridging alat lab (LIS): menghubungkan alat laboratorium ke Medivana

Diperbarui 30 Okt 2026

Di artikel ini

Bridging alat lab mengirim order laboratorium dari Medivana ke alat (analyzer) atau middleware LIS klinik, lalu menerima hasilnya kembali secara otomatis. Hasil dari alat masuk sebagai draf: analis tetap memeriksa, memvalidasi, dan memfinalkan hasil seperti biasa.

Fitur ini adalah add-on Integrasi khusus: bridging alat lab (LIS) dan membutuhkan modul Laboratorium. Pemasangan per alat dibantu tim implementasi Medivana (layanan integrasi khusus).

Sebelum mulai

Yang disiapkan Keterangan
Data alat Merek/model, protokol yang didukung (HL7 v2.3.1/2.5.1 atau ASTM LIS2-A2), dan cara terhubung (HTTP lewat middleware, MLLP/TCP, atau ASTM/TCP)
Daftar kode tes di alat Kode pemeriksaan/parameter yang dikirim alat (mis. HGB, WBC, GLU) beserta satuannya
Katalog lab Medivana Pemeriksaan, parameter, satuan, dan nilai rujukan sudah sesuai alat/reagen (Pengaturan laboratorium)
Label sampel Barcode/label sampel memakai nomor order Medivana (LAB-YYYYMMDD-0001) agar hasil cocok otomatis
Jaringan Middleware yang mengirim lewat HTTPS cukup akses internet. Alat yang hanya bisa TCP (MLLP/ASTM) memakai gateway TCP Medivana melalui TLS atau VPN; hubungi tim Medivana

Langkah pemasangan

  1. Buka Analitik & integrasi → Bridging alat lab → Koneksi alat, pilih Tambah koneksi (izin "Kelola kredensial integrasi").
  2. Isi nama, cabang tempat alat berada, protokol, dan cara pengiriman order:
    • Hanya terima hasil: alat tidak menerima order dari Medivana (operator mengetik nomor order di alat).
    • Kirim order via HTTP: Medivana mengirim ORM/OML ke URL middleware.
    • Kirim order via MLLP/TCP: Medivana mengirim ke host:port alat/middleware.
    • Middleware mengambil order: middleware mengambil order secara berkala (cocok untuk jaringan klinik tanpa IP publik).
  3. Simpan. Token koneksi hanya tampil sekali — salin dan masukkan ke konfigurasi middleware (header Authorization: Bearer <token>) atau ke kolom keamanan alat (MSH-8 untuk HL7, Access Password H.4 untuk ASTM). Bila token hilang, buat token baru; token lama langsung tidak berlaku.
  4. Buka tab Pemetaan kode dan petakan setiap kode alat ke pemeriksaan/parameter Medivana:
    • Kode tingkat pemeriksaan (mis. CBC → Darah rutin) dipakai saat mengirim order.
    • Kode parameter (mis. HGB → Hemoglobin) dipakai untuk menerima hasil. Parameter dengan LOINC yang sama dikenali otomatis.
    • Bila satuan alat berbeda (mis. glukosa mmol/L, katalog mg/dL), isi Satuan dari alat dan Faktor konversi (18,0182).
    • Untuk hasil kualitatif, isi terjemahan bila alat memakai istilah lain (mis. NEG=Negatif). NEG/POS/TRACE dikenali otomatis.
  5. Uji dengan satu sampel: buat order lab, pastikan order muncul di alat (tab Log pesan menunjukkan "Diterima alat"), jalankan sampel, lalu periksa hasil di layar Lab & radiologi bertanda Dari alat.

Alur harian

  1. Dokter membuat order lab dari RME; order terkirim otomatis ke alat yang memetakan pemeriksaannya.
  2. Hasil dari alat masuk ke order sebagai draf. Nilai di luar rujukan diberi tanda seperti input manual.
  3. Analis memeriksa hasil, memvalidasi, lalu memfinalkan. Hasil dari alat tidak pernah final otomatis.
  4. Hasil yang tidak bisa dicocokkan otomatis masuk Kotak masuk hasil. Analis memilih Cocokkan ke order (cari nomor order, No. RM, atau nama) atau Abaikan dengan alasan.
  5. Membatalkan order di Medivana juga mengirim pembatalan ke alat.

Kotak masuk hasil: arti dan tindakan

Gejala / pesan Penyebab Yang perlu dilakukan
Nomor order/spesimen tidak ditemukan Label sampel bukan nomor order Medivana, salah ketik di alat, atau sampel QC Cocokkan ke order yang benar atau abaikan (sampel QC)
Kode pemeriksaan alat belum dipetakan Kode baru dari alat Cocokkan sekali dengan centang "Simpan pemetaan"; hasil berikutnya masuk otomatis. Setelah pemetaan dilengkapi, pesan lama bisa Proses ulang dari Log pesan
Satuan alat berbeda dengan katalog Alat mengirim satuan lain Isi nilai yang sudah dikonversi saat mencocokkan, lalu lengkapi satuan dan faktor di pemetaan
Nilai hasil tidak valid untuk parameter Hasil kualitatif tidak ada di pilihan Isi nilai yang benar; tambahkan terjemahan di pemetaan
Identitas pasien tidak cocok dengan order Nama dan No. RM di alat berbeda dengan order Periksa label sampel. Jangan mencocokkan sebelum yakin sampel milik pasien tersebut
Order sudah final atau dibatalkan Hasil susulan/ulang setelah final Koreksi hasil final mengikuti SOP penanggung jawab lab
Alat melaporkan pemeriksaan tidak dapat dilakukan Sampel tidak memadai, error alat Ulangi pemeriksaan atau abaikan dengan alasan

Masalah umum

Gejala / pesan Penyebab Yang perlu dilakukan
Alat/middleware mendapat 401 Token salah atau sudah diganti Masukkan token terbaru dari koneksi; buat token baru bila perlu
Alat mendapat 403 "Koneksi LIS ini nonaktif" Koneksi dinonaktifkan Aktifkan kembali di tab Koneksi alat
Alat mendapat 402 Add-on bridging alat lab atau modul Laboratorium tidak aktif Pemilik klinik menambah add-on di Paket & tagihan
Order tidak sampai di alat Pemeriksaan belum dipetakan, mode pengiriman "Hanya terima hasil", atau alat tidak dapat dihubungi Cek tab Log pesan dan menu SATUSEHAT & BPJS → sistem "lis"; order dikirim ulang otomatis, atau pilih kirim ulang setelah diperbaiki
Pesan ditolak "Control ID sudah dipakai untuk pesan lain" Alat memakai ulang nomor pesan setelah restart Atur alat/middleware agar nomor pesan (MSH-10) unik
Hasil mode uji tidak masuk Pesan bertanda uji/QC (processing ID T/D/Q) Normal: hasil uji tidak ditulis ke pasien

Isi pesan dari alat memuat data pasien. Pesan disimpan terenkripsi; membuka isi pesan di Log pesan tercatat di audit log.

Read in English